Istilah yang sering dipakai penghobi, breeder, dan juri.
- Plakat
- Dari bahasa Thai pla kat (ikan yang menggigit). Cupang bersirip pendek keturunan ikan aduan.
- Serit
- Sebutan Indonesia untuk crowntail, dari jari-jari sirip yang menjulur seperti gigi sisir.
- Flaring
- Saat cupang mengembangkan sirip dan tutup insang untuk pamer atau mengancam; momen terbaik untuk menilai bentuk sirip.
- Sarang busa (bubble nest)
- Gelembung udara berlapis lendir yang dibuat jantan di permukaan air untuk menampung telur.
- Pengeram mulut (mouthbrooder)
- Spesies yang menyimpan telur dan anaknya di mulut induk, bukan di sarang busa.
- Labirin
- Organ pernapasan tambahan yang memungkinkan cupang menghirup udara langsung dari permukaan.
- Indukan
- Ikan dewasa yang dipilih untuk dijodohkan.
- Burayak
- Anak ikan sejak menetas hingga bisa berenang dan makan sendiri.
- F1, F2, F3
- Generasi keturunan pertama, kedua, dan ketiga dari sebuah perjodohan.
- Outcross
- Menjodohkan ikan dari garis yang tidak berkerabat untuk menambah keragaman genetik.
- Linebreeding
- Menjodohkan kerabat dekat untuk mengunci sifat tertentu.
- Geno
- Ikan pembawa satu alel resesif tanpa menampakkannya, misalnya melano-geno.
- Kompleks spesies
- Kelompok spesies yang berkerabat dekat dan mirip, seperti kompleks splendens.
- Introgresi
- Masuknya gen dari satu spesies ke spesies lain melalui persilangan, misalnya gen cupang liar pada cupang hias.
- Iridesen
- Warna berkilau dari sel pemantul cahaya (iridofor), bukan dari pigmen; contohnya biru, hijau, dan steel.
- Opaque
- Lapisan putih pekat yang menutupi warna di bawahnya.
- IBC
- International Betta Congress, organisasi penghobi cupang sejak 1967 yang menyusun standar pameran.