Lewati ke konten utama
BettaBoy Marketplace

Panduan Lengkap Ternak Ikan Cupang

Panduan ini untuk calon peternak yang ingin memijahkan cupang sendiri. Ikuti tahapannya dari persiapan sampai anakan siap dipisah, lengkap dengan parameter air, jadwal, dan cara mengatasi masalah yang sering terjadi.

Diperbarui:

Sebelum mulai

Beternak cupang menyenangkan, tetapi butuh komitmen. Dari menjodohkan indukan sampai anakan siap dipisah memakan waktu sekitar 2–3 bulan, dengan pemberian pakan beberapa kali sehari dan penggantian air rutin. Satu kali pemijahan bisa menghasilkan ratusan burayak, jadi siapkan juga rencana untuk merawat, memilih, dan menyalurkan anakan.

Memilih indukan

Kualitas anakan sangat ditentukan oleh indukan. Pilih jantan dan betina yang sehat, matang, dan sesuai tujuan ternak Anda.

Peralatan dan kualitas air

Gunakan air bebas klorin, yaitu air yang diendapkan 24–48 jam atau diberi penetral klorin. Targetkan pH 6,5–7,5 dengan kesadahan rendah sampai sedang. Daun ketapang melepaskan tanin yang sedikit menurunkan pH dan membantu mencegah jamur.

Pengondisian indukan (1–2 minggu)

Pengondisian membuat indukan berada dalam kondisi terbaik sebelum dijodohkan.

Menyiapkan tangki pemijahan

  1. Bersihkan tangki tanpa sabun, lalu isi air bebas klorin setinggi 10–15 cm.
  2. Atur suhu 27–28 °C dan biarkan stabil selama 1–2 hari.
  3. Masukkan daun ketapang, tanaman tempat sembunyi, dan jangkar sarang.
  4. Masukkan jantan lebih dulu agar ia mengenal wilayahnya dan mulai membangun sarang busa, biasanya dalam 1–2 hari.

Mempertemukan pasangan

  1. Masukkan betina ke wadah bening atau di balik sekat di dalam tangki pemijahan selama 1–3 hari agar keduanya saling melihat.
  2. Amati tanda siap: jantan mengembangkan sirip, memperbesar sarang, dan menggiring betina; betina menampilkan garis vertikal, menundukkan kepala, dan mendekati sarang.
  3. Lepaskan betina saat keduanya menunjukkan tanda siap, sebaiknya pagi atau sore ketika suasana tenang.
  4. Kejar-kejaran dan sedikit sirip robek masih wajar. Pisahkan betina bila lukanya serius atau bila belum terjadi pemijahan setelah 2–3 hari, lalu kondisikan ulang selama 1–2 minggu.

Proses pemijahan

Jantan membawa betina ke bawah sarang dan melingkarkan tubuhnya (berpelukan). Betina mengeluarkan telur yang langsung dibuahi, lalu jantan memungut telur yang jatuh dan menyemburkannya ke sarang. Pelukan ini berulang selama 1–3 jam dan umumnya menghasilkan 100–500 telur.

Setelah pemijahan: merawat telur

  1. Pindahkan betina segera setelah pemijahan selesai, yaitu saat ia menjauh dari sarang dan jantan mulai mengusirnya.
  2. Rawat betina di air bersih dengan daun ketapang dan pakan bergizi, lalu istirahatkan 3–4 minggu sebelum dipijahkan lagi.
  3. Biarkan jantan menjaga sarang. Jangan beri pakan, atau beri sangat sedikit, selama 2–3 hari agar air tetap bersih.
  4. Telur menetas dalam 24–48 jam pada suhu 27–28 °C. Telur putih berjamur adalah telur yang tidak dibuahi dan biasanya dibuang oleh jantan.
  5. Selama 2–3 hari burayak menggantung di sarang sambil menyerap kuning telurnya, dan jantan mengembalikan burayak yang jatuh.

Burayak berenang bebas

Sekitar 2–3 hari setelah menetas, burayak mulai berenang mendatar. Inilah saatnya mulai memberi pakan dan memindahkan jantan.

  1. Pindahkan jantan 3–5 hari setelah telur menetas, saat sebagian besar burayak sudah berenang bebas, agar burayak tidak dimakan.
  2. Pertahankan tutup tangki dan suhu yang stabil.
  3. Mulai beri pakan mikro pada hari burayak berenang bebas.

Pakan burayak bertahap

Menjaga kualitas air dan pertumbuhan

Memisahkan anakan

Seleksi dan pencatatan

Seleksi menentukan kualitas generasi berikutnya. Nilai anakan sesuai standar varietas yang Anda tuju.

Masalah umum dan solusinya

Kesejahteraan dan etika

Jadwal ringkas dari persiapan sampai anakan siap

WaktuTahapYang dilakukan
H-14 sampai H-7PengondisianBeri pakan berprotein tinggi; mulai kultur infusoria dan siapkan telur artemia.
H-2Persiapan tangkiSiapkan tangki pemijahan dan masukkan jantan.
H-1PerkenalanMasukkan betina di balik sekat atau di dalam wadah bening.
H0PemijahanLepaskan betina; setelah selesai, pindahkan betina.
H+1 sampai H+2MenetasTelur menetas dalam 24–48 jam; jantan menjaga sarang.
H+3 sampai H+5Berenang bebasMulai beri infusoria dan pindahkan jantan.
H+7 sampai H+10Pakan hidupMulai beri artemia yang baru menetas dan cacing mikro.
Minggu 2–3PembesaranPindahkan ke wadah lebih besar dan ganti air sedikit demi sedikit.
Minggu 3–6Organ labirinTetap tutup wadah; kenalkan kutu air dan cacing grindal.
Minggu 6–10Warna munculPisahkan anakan besar dan kecil, lalu amati agresivitasnya.
Minggu 8–12PemisahanPindahkan jantan ke botol dan mulai seleksi.
Bulan 3–4Siap disalurkanAnakan siap dijual atau dipilih sebagai calon indukan.

Tanya jawab

Berapa umur cupang yang ideal untuk dipijahkan?

Sekitar 5–8 bulan untuk jantan maupun betina. Rentang 4–12 bulan masih memungkinkan selama ikan sehat dan matang.

Berapa lama telur cupang menetas?

Sekitar 24–48 jam pada suhu 27–28 °C. Burayak mulai berenang bebas 2–3 hari kemudian.

Kapan jantan dipisahkan dari burayak?

Saat sebagian besar burayak sudah berenang bebas, biasanya 3–5 hari setelah telur menetas.

Apa pakan pertama burayak?

Infusoria atau paramecium, lalu cacing mikro dan artemia yang baru menetas mulai hari ke-5 sampai ke-7.

Seberapa sering betina boleh dipijahkan?

Beri istirahat 3–4 minggu dengan pakan bergizi sebelum pemijahan berikutnya.

Bolehkah mengawinkan varietas yang berbeda?

Boleh untuk eksperimen, tetapi hasilnya kurang seragam. Untuk menjaga kualitas, pasangkan varietas dan bentuk sirip yang sama.

Panduan ini bersifat umum. Setiap ikan dan lingkungan berbeda, jadi amati ikan Anda dan sesuaikan langkahnya.

Cari indukan berkualitas?

Temukan ikan bersilsilah di katalog BettaBoy, atau pelajari garis keturunannya di halaman Genetika.